Statistik Situs
Visitors :67183 Org
Hits : 184078 hits
Month : 283 Users
Today : 19 Users
Online : 3 Users
Persembahan
Selamat Bergabung di ruang persahabatan karya Sahabat-sahabatku, anggaplah ruang ini juga sebagai almari dan etalase karya-karya anda, puisi, cerpen dan essay. Tentu saja karya-karya yang ditampilkan diutamakan catatan kehidupan sehari-hari, sebagai sebuah refleksi perjalanan bangsa Indonesia dan untuk kemajuan kebudayaan bangsa yang kita cintai ini.
والسلام سهل الفوأد
Nasib Tambak Nang ngGresik
Pasar Bandeng ngGresik pas Riyoyo wingi (1430 H), pas lelangan ono bandeng kawak abote sampe 10 kg. Sopo sing percoyo lek bandeng-bandeng kawak iku gak asli teko ngGresik? Sebab, ngGresik pancene nggone tambak bandeng.
Nek moco datae pemerintah ngGresik 2005, ono 22.278 wong petani tambak sak ngGresik, sing nduwe karo pendegone. Mbiyen, sekitar tahun 1863, jarene tambak sing paling ombo yo nang ngGresik. Nang ngGresike dewe ono tambak ombone 15.399 bau, terus Sidayu duwe 1.972 bau. Dadi, itungane ono tambak 17.371 bau, iku mbiyen, rek. Tahun 2006, tambak banyu asin ombone 19.000,89 Ha, tambak banyu towo ombone 9.672,96 Ha.
Lah, yaopo saiki nasibe tambak nang ngGresik saiki? Keepo? Piye? Jarene wong-wong sing nduwe tambak nang ngGresik isine ngresulo kabeh. Nang nDuduk, ngresulo. Nang Manyar, ngresulo....
Senin, 25 Januari 10 - oleh : Sahlul Fuad dalam Topik : Essay | Hits : 36 view
Perempuan Ranjang
Tubuh bocah itu membalik, telungkup. Kedua tangannya menekan ranjang kuat-kuat, tubuhnya pun terangkat. Kepalanya mendongak, hitam matanya menyergap bayang-bayang gelap tubuhnya. Mungkin ia bertanya, apakah itu masa depan atau masa lalunya?
“Dasa! Dasa!” panggil seorang perempuan muda di sampingnya.
Wajah Dasa tak bergeming. Sorot pandangnya tak acuh. Dia tak peduli pada suara lembut ibunya yang memanggil. Mulut mungil bocah itu tetap menyunyut lidah basahnya, lalu liurnya menetes di atas perlak merah kesayangan ibunya. Dasa sedang menikmati keindahan dunianya yang masih bersih, yang hanya diisi oleh bercak-bercak suara dan tingkah-tingkah lucu orang dewasa. Bengong di atas perlak merah tempat ia dilahirkan empat bulan yang lalu.
Di atas perlak itulah ibu Dasa melukis serangkaian perjalanan hidupnya sebagai perempuan r...
Minggu, 06 Desember 09 - oleh : Sahlul Fuad dalam Topik : Cerpen | Hits : 152 view
Doa Sang Pendosa
Meski kami koruptor, kami berdoa kepadaMu Meski kami maling, kami memohon kepadaMu Meski kami pendusta, kami berharap kepadaMu Meski kami penipu, kami meminta kepadaMu Meski kami pembunuh, kami bermunjat kepadaMu Meski kami pendosa, kabulkan doa kami: Lindungi kami dari cengkraman dosa dan marah bahaya
Rabu, 25 Nopember 09 - oleh : Sahlul Fuad dalam Topik : Puisi | Hits : 69 view
Baju Takwa Tua
Baju takwa berenda air mata kini takpernah kucuci lagi Sesekali aku batik gambar pengemis Sesekali aku lukisi kaligrafi Meski kumal tetap enak dipandang Baju takwa yang kubeli dengan senyum kini takpernah kupakai lagi Ia hanya kupajang di dinding rumah dengan bingkai murah hati Biar semua orang bilang aku ini seorang kiai Baju takwaku memang penuh noda Di sana-sini kutemukan bau anyir darah Tapi banyak orang bilang aromanya su...
Rabu, 25 Nopember 09 - oleh : Sahlul Fuad dalam Topik : Puisi | Hits : 56 view
Mengenal Ludruk
Ludruk dikenal sebagai seni pementasan yang melakonkan kehidupan masyarakat umum sehari-hari, legenda, perjuangan tokoh, dan kadang-kadang terkait dengan persoalan politik terkini. Melalui penuturan yang ringan, lepas, dan penuh dengan canda atau humor, plesetan-plesetan, dialog-dialog dalam cerita yang dipentaskan mencerminkan gaya hidup masyarakat Jawa Timur kelompok arek yang terbuka dan setara. Hal ini berbeda dengan seni pementasan ketoprak yang menceritakan kehidupan kerajaan dengan pola tutur bahasa yang disesuaikan dengan tingkat kedudukan kelompok keluarga dan jabatan.
Pementasan seni ludruk biasa dimulai dengan tandakan seperti tari ngremo, atau beskalan putri jika ludruk ala Malangan. Setelah tari ngremo selesai, ludruk dimulai dengan parikan (nembang/ ngidung) yang mirip dengan puisi pantun. Parikan ini biasanya dengan berisi dengan persoalan-persoalan ...
Senin, 03 Agustus 09 - oleh : Sahl al-Fuad dalam Topik : Essay | Hits : 329 view
Cuci Tangan Sengketa Caleg
dimuat di harian Surya Rabu, 13 Mei 2009 |
Pengadilan tidak hanya bicara benar dan salah, boleh atau tidak, tapi harus mampu memberikan solusi agar persoalan yang ada tidak berakhir di jalanan yang mengakibatkan terganggunya kehidupan berbangsa dan bernegara.
PEMILIHAN umum anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota sudah berlalu. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari secara resmi telah mengumumkan hasilnya pada 9 Mei 2009, pukul 22.00 WIB di Jakarta. Sebagian kalangan menilai ini pemilu terjelek sepanjang sejarah. Banyak persoalan belum selesai, seperti runyamnya Daftar Pemilih Tetap (DPT), tertukarnya surat suara, money politics, serta ratusan temuan dugaan pelanggaran pemilu yang dilansir oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). ...
Senin, 20 Juli 09 - oleh : Abdul Ghoffar dalam Topik : Essay | Hits : 215 view
Sumpah Umat Beragama
Kami umat beragama bersumpah Beragama satu tidak untuk alasan perang Beragama satu tidak untuk alasan merusak Beragama satu tidak untuk alasan menipu Beragama satu tidak untuk alasan jabatan Beragama satu tidak untuk alasan perkawinan Beragama satu tidak untuk alasan bayaran Kami umat beragam bersumpah Beribadah tidak karena imingan sorga Berbuat baik tidak karena takut neraka Berdoa tidak karena ada yang minta Berbagi tidak karena malu tetangga Kami umat beragama bersumpah Tidak menolak pahala, dan siap menyalurkan pada orang susah Tidak menerima siksa, dan mohon maaf jika salah
Senin, 20 Juli 09 - oleh : Sahlul Fuad dalam Topik : Puisi | Hits : 143 view
Puisi Kumpulan Tulisan PuisiCerpen Kumpulan Tulisan CerpenEssay Kumpulan Tulisan EssayMahbub Djunaidi Rubrik ini khusus tulisan-tulisan sang Maestro Mabub Djunaidi.
Globatrackr Kunjungan anda dari negara
yahoo.com bersama yahoo
Blogvertise
STOP Plagiat stop plagiat