Minggu, 16 Desember 07 - oleh : Mahbub Djunaidi | 0 komentar Sekitar Peranan Mulut By Mahbub Djunaidi Lidah lebih tajam dari pedang. Karena itu jangan omong sembarangan, bikin luka dan sengsara. Mendingan diam, karena diam itu emas. Sebab, hanya tong kosong yang nyaring bunyinya. Lagi pula diam itu bukan berarti dungu. Tengoklah perawan yang ... Baca selengkapnya »
| Selasa, 30 Oktober 07 - oleh : Mahbub Djunaidi | 0 komentar Reinkarnasi
by Mahbub Djunaidi
Dari seratus sisi pisang, pasti satu dua ada yang dempet. Begitu pula halnya pada keluarga manusia. Yang hidup senang harta melimpah cukup banyak, langkahnya enteng seperti jalan di awan, saking melimpahnya sehingga suatu saat kepingin juga rasanya hidup sederhana dan kelihatan seperti gembel. ... Baca selengkapnya »
| Senin, 01 Oktober 07 - oleh : Mahbub Djunaidi | 1 komentar Sebutan
By Mahbub Djunaidi Sejak dunia berkembang, hanya ada Kecap No. 1. Seumur hidup saya tidak pernah dengar ada kecap No. 2. Sedangkan "ngecap" dimaksud omong kosong, bual besar, berlebihan, bagus kulitnya tapi menipu tujuannya. Jika seorang bicara masalah pemerataan pendapatan atau keadilan sosial sambil duduk-duduk di kursi goyang di ... Baca selengkapnya »
| Rabu, 26 September 07 - oleh : Mahbub Djunaidi | 0 komentar Pemikir
By Mahbub Djunaidi Aku akan bahagia bila kamu punya cita-cita tinggi menggantung di bintang Nak, kata seorang bapak kepada putranya. Sang anak mengangguk-angguk. Tambah senang lagi aku jika kamu bercita-cita agar bintang-bintang itu bergantung di kakimu. Sang anak kembali mengangguk-angguk sambil menarik napas. Pokoknya tinggi sekali. Nak, jangan Cuma ... Baca selengkapnya »
|
|
|